Meski Omicron Ringan, Jangan Lengah, Patuhi Prokes

Meski Omicron Ringan, Jangan Lengah, Patuhi Prokes

sariasih.id  - Virus Covid 19 turunan Delta yang kini disebut Omicron tengah menjalani transmisi lokal. Tiga pasien di Indonesia yang terkonfirmasi positif Omicron meninggal dunia. Satu diantaranya tidak pernah bepergian ke luar negeri.

Gejala yang ditimbulkan oleh virus Covid 19 tipe Omicron ini cenderung ringan, tetapi untuk kelompok rentan dan memiliki komorbid, gejalanya dapat memberat. Hal ini diketahui jika salah satu korban meninggal telah berusia 64 tahun dan memiliki komorbid.

Varian Omicron diketahui memiliki gejala seperti flu biasa. Meskipun serupa, namun penanganannya tidak bisa disamakan, apalagi penularannya juga lebih cepat dibandiang varian Corona lain sehingga perlu segera diatasi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Sari Asih Karawaci, dr. Khalid Mohammad Shidiq, SpPD, dalam Live Instagram di  @rssariasih membenarkan jika virus Omicron bergejala ringan. Walaupun bergejala ringan dr Khalid meminta masyarakat agar tidak lengah.

“Meski gejala Omircron ini ringan, tapi kita tidak boleh lengah dan tetap menjalankan protokol Kesehatan,” ujar  dr. Khalid Mohammad Shidiq, SpPD

Menurut dr. Khalid Mohammad Shidiq, SpPD, gejala virus Omicron seperti gejala penyakit musiman. Pasien mengeluh batuk, nyeri tenggorokan, demam, pilek dan nyeri kepala. Namun gejala tersebut dapat berlangsung lama dan tidak mudah dihilangkan dengan obat warung yang biasa didapat.

Dijelaskan dr. Khalid Mohammad Shidiq, SpPD, saat ini belum ada terapi khusus untuk pengobatan terhadap virus Covid 19 tipe Omicron. Untuk itu, vaksinasi masih merupakan tatalaksana utama dalam rangka pencegahan Covid 19.

“Covid-19 ini bukan merupakan suatu aib, ini merupakan suatu penyakit yang dapat disembuhkan oleh karena itu jika kita memiliki gejala yang mengarah dan memiliki riwayat resiko paparan, kita tidak perlu ragu untuk memeriksakan diri kita ke fasilitas Kesehatan,” tegas dr . Khalid Mohammad Shidiq, SpPD .

Dalam fasilitas Kesehatan di Rumah Sakit Sari Asih, tim medis akan melakukan pengecekan standar menggunakan PCR sebagai gold standarnya, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pemeriksaan genome sequencing untuk menentukan jenis virusnya.


Tips Kesehatan Terkait

Chat Info

Layanan Online atau Tanya Informasi Lainnya. Operasional : 08:00 - 22:00